Kamis, 17 Juli 2025 menjadi hari keempat pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2025 di Yayasan Sunan Drajat Sugio. Kegiatan diawali dengan semangat melalui program Pagi Ceria, yang diisi dengan senam bersama seluruh warga yayasan, baik peserta didik baru, para guru, karyawan, hingga pengurus yayasan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak jelas saat seluruh peserta bergerak serempak mengikuti instruksi gerakan senam. Momen ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan jasmani, tetapi juga mempererat ikatan sosial antara siswa baru dan warga sekolah lainnya.
Setelah senam, kegiatan berlanjut dengan pemberian materi edukatif dan preventif yang sangat penting bagi peserta didik. Menghadirkan narasumber dari Polsek Sugio, yaitu Bripka Supeno dan Bripka Ikwan, siswa-siswi mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), isu judi online, dan penyalahgunaan NAPZA. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menekankan pentingnya mengenali bentuk-bentuk kekerasan dan perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun daring. Mereka juga memberikan penjelasan tentang dampak hukum dan sosial dari praktik judi online serta bahaya penggunaan narkoba dan zat adiktif lainnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para siswa untuk menjaga diri dan lingkungan sekolah yang aman, sehat, serta kondusif. Diskusi yang interaktif dan pemberian contoh kasus nyata membuat para peserta lebih mudah memahami dan terlibat secara aktif.
Usai sesi materi, peserta didik diarahkan untuk melaksanakan shalat Dhuha berjamaah di masjid sekolah, sebagai bentuk penguatan karakter religius dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, mereka bersama-sama menikmati program Makan Bergizi Gratis, yang disediakan untuk mendukung kesehatan dan asupan gizi peserta didik selama MPLS berlangsung. Suasana makan bersama dipenuhi dengan canda tawa dan obrolan hangat antarsiswa baru. Untuk menjaga semangat dan antusiasme, kegiatan berikutnya diisi dengan ice breaking yang dipandu oleh OSIS-MPK. Dengan berbagai permainan dan aktivitas ringan yang menyenangkan, peserta MPLS tampak menikmati sesi ini dengan penuh keceriaan. Ice breaking menjadi sarana pelepas penat sekaligus memperkuat solidaritas dan komunikasi antarpeserta.
Menjelang siang, peserta MPLS kembali berkumpul untuk menerima arahan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) dari Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Dalam arahan tersebut dijelaskan tujuan, jadwal kegiatan, perlengkapan yang perlu dibawa, serta tata tertib selama kegiatan berlangsung. Penjelasan ini bertujuan agar siswa dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memahami pentingnya perkemahan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kemandirian. Sebagai penutup hari keempat MPLS Ramah 2025, seluruh peserta melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah. Kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi antara nilai-nilai keagamaan dan kegiatan sekolah merupakan bagian penting dalam pembentukan profil pelajar yang berkarakter. Dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna ini, diharapkan para peserta MPLS semakin siap dan semangat dalam menjalani masa awal mereka di lingkungan SMA Sunan Drajat Sugio.







