Hari Pramuka ke-64: Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa

Seluruh warga Yayasan Sunan Drajat Sugio yang meliputi unit SMP, MTs, MA, SMA, dan SMK bersatu dalam semangat kebersamaan untuk memperingati Hari Pramuka ke-64. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis ini diisi dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat di lapangan utama yayasan. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB, diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran pimpinan yayasan. Bapak A. Rofiq, S.H., S.Pd. bertindak sebagai pembina upacara, memimpin jalannya prosesi dengan penuh wibawa dan semangat.

Tahun ini, Hari Pramuka mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”. Tema ini menekankan pentingnya kerja sama lintas generasi, lembaga, dan bidang untuk memperkuat persatuan serta menghadapi tantangan zaman. Dalam amanatnya, Bapak A. Rofiq, S.H., S.Pd. menyampaikan bahwa Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter, tetapi juga sebagai sarana melatih kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

“Sebagai generasi muda, kita harus mampu berkolaborasi dengan siapa saja, saling menghormati perbedaan, dan bersama-sama menjaga keutuhan bangsa. Pramuka mengajarkan kita untuk siap sedia membela kebenaran, menolong sesama, dan mencintai tanah air,” ujar beliau dalam sambutannya.

Upacara berlangsung dengan tertib, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pendiri gerakan Pramuka di Indonesia. Pembacaan Dasa Darma Pramuka menggema lantang dari para peserta, menunjukkan semangat dan komitmen mereka terhadap nilai-nilai luhur kepramukaan. Partisipasi penuh dari seluruh warga Yayasan Sunan Drajat Sugio menunjukkan bahwa semangat Hari Pramuka telah menjadi bagian dari budaya sekolah.

Bagi para siswa, peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen untuk merefleksikan diri. Mereka diajak memahami bahwa nilai-nilai Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, gotong royong, dan cinta lingkungan merupakan bekal penting untuk menghadapi masa depan. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarunit pendidikan di bawah naungan yayasan. SMP, MTs, MA, SMA, dan SMK bersatu dalam barisan, menunjukkan bahwa perbedaan tingkatan dan bidang keahlian tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama. Inilah wujud nyata dari tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”.

Dengan semangat kolaborasi, diharapkan seluruh warga yayasan dapat terus berperan aktif dalam membangun lingkungan yang harmonis, mandiri, dan berdaya saing. Peringatan ini menegaskan kembali komitmen untuk menjadikan Pramuka sebagai wahana pembinaan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas dan nilai kebangsaan. Pada akhirnya, Hari Pramuka bukan hanya tentang mengenang sejarah gerakan ini, tetapi juga tentang memastikan bahwa semangatnya tetap hidup di hati setiap anggota. Seperti motto Pramuka, “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”, setiap janji dan darma yang diucapkan hendaknya menjadi pegangan dalam tindakan nyata.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Sunan Drajat Sugio mengirimkan pesan kuat bahwa persatuan dan kerja sama adalah kunci ketahanan bangsa. Semoga semangat Pramuka terus membara, membimbing generasi muda menjadi pribadi yang siap sedia, berkarakter, dan berkontribusi bagi Indonesia.

Kabar Sekolah Lainnya