Mengawali Pekan dengan Semangat Nasionalis dan Kedisiplinan-Upacara Bendera

Setiap hari Senin, Yayasan Sunan Drajat Sugio melaksanakan kegiatan rutin upacara bendera sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih serta sarana penanaman nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan cinta tanah air kepada seluruh warga yayasan. Kegiatan ini menjadi agenda tetap yang melibatkan seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Sunan Drajat Sugio, yaitu SMP, MTs, MA, SMA, dan SMK. Seluruh siswa, guru, dan staf dari masing-masing unit secara bersama-sama mengikuti upacara dengan tertib dan penuh khidmat di lapangan utama yayasan.

Pada hari Senin, 28 Juli 2025, pelaksanaan upacara berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Bertindak sebagai petugas upacara pada kesempatan ini adalah siswa-siswi dari unit SMA Sunan Drajat Sugio. Mereka menjalankan tugasnya dengan baik mulai dari pengibaran bendera, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, dan pembacaan do’a. Setiap petugas menunjukkan kedisiplinan dan kesiapan yang tinggi, hasil dari latihan rutin yang dilakukan beberapa hari sebelumnya.

Yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala Sekolah SMA Sunan Drajat Sugio, yaitu Bapak A. Rofiq, S.H., S.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting mengenai kedisiplinan, khususnya kedisiplinan waktu. Bapak Rofiq menekankan bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama dalam membentuk karakter pelajar yang tangguh dan bertanggung jawab. Salah satu bentuk kedisiplinan yang paling mendasar dan harus dijaga adalah datang tepat waktu ke sekolah.

“Masuk sekolah tepat waktu bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk penghargaan terhadap waktu, terhadap diri sendiri, dan terhadap proses belajar. Ketepatan waktu mencerminkan sikap tanggung jawab yang kelak akan berguna di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat,” ujar beliau dalam amanatnya.

Beliau juga mengajak seluruh peserta upacara, baik siswa maupun guru, untuk menjadi teladan dalam menegakkan budaya disiplin di lingkungan sekolah. “Mari kita mulai dari hal kecil, seperti datang lima atau sepuluh menit sebelum bel masuk. Jadikan itu kebiasaan positif yang akan tumbuh menjadi karakter,” tambahnya.

Setelah penyampaian amanat, upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh salah satu guru agama dan dilanjutkan dengan pembubaran barisan secara tertib. Para siswa kemudian kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Kegiatan upacara bendera ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membentuk sikap dan nilai-nilai kebangsaan pada diri generasi muda. Dengan pelaksanaan yang konsisten dan melibatkan seluruh elemen di yayasan, diharapkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan akan terus tumbuh dan melekat dalam kehidupan sehari-hari warga Yayasan Sunan Drajat Sugio.

Kabar Sekolah Lainnya